Terkadang kita lupa, lawan bukanlah musuh. Boleh cari lawan sebanyak-banyaknya, tapi jangan satupun yang dijadikan musuh. Mari kita cari lawan diskusi, lawan tanding sepak bola, lawan bisnis, dan kalau perlu lawan politik. Hanya saja sayang kita masih sering gamang dalam memperlakukan lawan. Tak jarang mereka seolah-olah adalah musuh yang harus dibasmi sampai ke akar-akarnya.
Musuh memang [...]
Arsip untuk Oktober, 2008
Lawan VS Musuh
Diposkan dalam Uncategorized pada 30 Oktober, 2008 | 2 Komentar »
Takut Hantu – Pertemuan dengan Sundel Bolong
Diposkan dalam Uncategorized pada 28 Oktober, 2008 | 19 Komentar »
Rata-rata orang yang saya temui adalah orang yang takut dengan hantu. Saya juga demikian. Saat masih kecil dulu begitu hebatnya rasa takut akan hantu ini. Sampai-sampai ke kamar mandi harus ditemani. Kalau gelap ada saja rasanya bayangan yang menggelayut dimana-mana.
Apalagi saat menonton film sundel bolong di tahun 80-an dulu. Saya masih ingat betul betapa menakutkannya [...]
Iterasi Menuju Teliti
Diposkan dalam Uncategorized pada 25 Oktober, 2008 | 2 Komentar »
Saat duduk di bangku kuliah, saya diperkenalkan dengan konsep iterasi dan ketelitian. Buat dosen yang pernah memberikan ilmu iterasi dan ketelitian itu saya haturkan terimakasih sebanyak gunung dan samudra. Meskipun dalam matakuliah Hitung Proyeksi Geodesi saya hanya dapat nilai D dan memang tak kunjung saya perbaiki. Jadilah dalam transkrip nilai, satu-satunya nilai D yang [...]
Harta dan Hardisk
Diposkan dalam Uncategorized pada 21 Oktober, 2008 | 1 Komentar »
Hardisk pertama saya ukurannya 4.3 GB. Kala itu ukuran sebegitu sudah begitu besarnya. Sudah puaslah. Bisa nyimpan ribuan dokumen, foto, mp3 dan juga video. Bangga betul punya hardisk 4.3 GB. Sampai kini hardiks itu tetap ada dan masih bekerja meski kurang maksimal.
Waktu berlalu dan masa berganti. Ruang kosong hardisk itu pun mulai menipis. Ada saja [...]
Kates
Diposkan dalam Uncategorized pada 9 Oktober, 2008 | 1 Komentar »
Pernah mencicipi jadi murid TK? Saya belum. Tapi waktu kecil saya tetanggaan dengan sebuah TK. Tiap hari dengar anak-anak mungil seusia saya bernyanyi. Makan bersama dan bermain di taman. Taman kanak-kanak namanya.
Kedua Kakak saya sudah masuk SD. Di rumah sepi. Itulah sebabnya saya ingin sekali sekolah. Anak sekolah begitu rapi dan ceria saat berangkat sekolah. [...]
Jadi Pejabat
Diposkan dalam Uncategorized pada 9 Oktober, 2008 | 2 Komentar »
Sore-sore ada yang datang. Mengetuk pintu dulu. Sambil ucap salam juga. Saya buka daun pintu itu. Mereka sudah berbaris di depan rumah. Tersenyum dan langsung ulurkan tangan untuk berjabat tangan.
“Maaf mengganggu Pak. Sesuai janji kita di telpon kemarin, kami ke sini mau melanjutkan diskusi itu”
“O.. ya.ya, mari masuk. Silahkan”, saya giring mereka ke ruang tamu [...]




